Kunjungan Politeknik STMI Jakarta ke HMTI UGM

S__23634117

Sabtu (29/4), bertempat di Ruang Sidang 1 Departemen Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik UGM, HMTI UGM selaku tuan rumah menerima kunjungan Politeknik Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) Jakarta. Kunjungan ini bertujuan sebagai sarana pengakraban diri antara Politeknik STMI Jakarta dengan HMTI UGM. Perwakilan dari Politeknik STMI Jakarta terlihat cukup antusias dalam kunjungan ini, begitu pula dengan HMTI UGM yang memberikan sambutan hangat.

Acara dimulai dengan pembukaan dari MC. Ketua HMTI UGM, Bonifatius, turut memberikan kata sambutan. Perwakilan dari Politeknik STMI Jakarta, Farhan, juga menyampaikan apresiasinya kepada HMTI UGM atas penyambutan ini. Acara dilanjutkan dengan presentasi tentang Teknik Industri UGM oleh Boni. Boni menjelaskan banyak hal, seperti fokus Teknik Industri UGM, spesialisasinya, sarana penunjang, prestasi mahasiswa Teknik Industri UGM, hingga mengenai HMTI dengan berbagai departemen dan program kerjanya masing-masing.

Memasuki sesi pertanyaan, antusias perwakilan Politeknik STMI Jakarta sangat terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada HMTI UGM. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah terkait bagaimana cara HMTI UGM mengatasi kejenuhan akibat perkuliahan maupun pekerjaan dalam kepengurusan. Boni menjelaskan bahwa HMTI UGM memiliki beberapa kegiatan tersendiri untuk sekedar have fun, seperti bermain PES, olahraga bersama, upgrading HMTI, dan lain-lain.

Berikutnya, Prayoga, salah satu perwakilan Politeknik STMI Jakarta, memberikan penjelasan mengenai Politeknik STMI Jakarta itu sendiri. Prayoga menjelaskan bahwa Politeknik STMI Jakarta diarahkan ke bidang otomotif, karena bergerak di ranah manufaktur yang kompleks. Program studi yang ditawarkan antara lain : Teknik Industri Otomotif, Sistem Informasi Industri Otomotif, Teknik Kimia Polimer, dan Administrasi Bisnis Otomotif. Selain keempat prodi tersebut, terdapat satu prodi khusus yaitu Teknik Penyuluh Lapangan yang ditawarkan khusus kepada putra-putri daerah. Selain itu, Prayoga juga membahas tentang fasilitas laboratorium dan juga struktur organisasi serta keanggotaan dari HMTI di Politeknik STMI Jakarta.

Dalam sesi pertanyaan, salah satu pertanyaan datang dari Boni, perwakilan HMTI UGM. Ia ingin mengetahui seberapa penting Departemen Pengabdian Masyarakat (Pengmas) dalam keberlangsungan HMTI itu sendiri, serta cara komunikasi dengan desa yang mereka bina agar pembinaannya tepat sasaran. Perwakilan dari Politeknik STMI Jakarta menjelaskan bahwa Departemen Pengmas itu penting karena dapat menumbuhkan jiwa sosial pengurus HMTI dalam terjun ke masyarakat. Selain itu, Departemen Pengmas juga jadi sarana aktualisasi diri karena tidak ada program KKN di Politeknik STMI Jakarta.

Acara selanjutnya yaitu perwakilan Politeknik STMI Jakarta diajak oleh HMTI UGM untuk melakukan tour lab yang terbagi menjadi dua sesi. Sesi 1, Politeknik STMI Jakarta mengunjungi Laboratorium QRE, Laboratorium Supply Chain & Logistics, Laboratorium Simulasi dan Komputasi, serta Laboratorium Sistem Produksi. Pada Sesi 2, mereka mengunjungi Laboratorium Ergonomika dan Laboratorium Desain dan Pengembangan Produk. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan plakat kepada perwakilan Politeknik STMI Jakarta dan foto bersama.

“Dengan adanya kunjungan ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran baik dari HMTI UGM maupun HMTI STMI Jakarta”, kata Wentra, salah satu perwakilan dari HMTI UGM. “Semoga silaturahmi yang terjalin akan tetap terjaga dan dari kedua belah pihak naik HMTI UGM maupun HMTI STMI dapat mengambil sisi positif dari sharing yang didapat dan mengimplementasikannya dalam kehidupan berorganisasi pada himpunan masing-masing”, tambahnya.

“Banyak sekali pelajaran yang didapat dari kunjungan kali ini, terutama dari sesi tour lab. Pesan untuk HMTI UGM, mungkin lain kali kami bisa berkunjung ke sini lagi dalam rangka mempererat tali silaturahmi. Kalau HMTI UGM juga ingin berkunjung ke kampus kami, juga akan kami sambut dengan hangat”, tukas Farhan, salah satu perwakilan Politeknik STMI Jakarta. [Muhammad Adhitya Nugroho]