KONGRES HMTI 2018

Sabtu (10/3), telah berlangsung Kongres HMTI 2018 bertempat di Ruang Sidang 1 DTMI UGM. Kongres HMTI 2018 dihadiri oleh DPO, BPH, perwakilan BSO, dan mahasiswa aktif Teknik Industri UGM.

Kongres HMTI 2018 dimulai pada pukul 08.30 WIB dan diawali dengan pemaparan program kerja tiap departemen yang ada di HMTI. Acara dilanjutkan dengan penyerahan revisi LPJ periode 2017 oleh Bonifatius Bramantya, Ketua HMTI periode 2017, kepada Ketua HMTI periode 2018 yaitu Kevi Abiyyu. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan presidium dengan cara voting, Radityo Yusuf terpilih sebagai Pimpinan Sidang, Rian Febrianto sebagai Wakil Pimpinan Sidang, dan Feilya Kurnia sebagai Notulensi Sidang.

Setelah terpilihnya tiga orang presidium, kemudian Kongres dimulai dengan pembacaan dan penetapan tata tertib sidang yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang. Saat pembacaan dan penetapan tata tertib, diajukan beberapa perwakilan dari DPO, BPH, BSO, serta perwakilan tiap departemen HMTI dan perwakilan dari tiap angkatan mahasiswa Teknik Industri. Setelah tata tertib sidang disepakati bersama, acara dilanjutkan dengan pembahasan GBHK (Garis Besar Haluan Kerja). Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan AD dan ART.

“Kongres HMTI tahun ini diselenggarakan untuk menetapkan dan mengesahkan AD/ART dan GHBK HMTI. Selain itu sidang tahunan ditujukan sebagai ajang penyampaian evaluasi dari program kerja yang dilaksanakan pada periode sebelumnya melalui laporan pertanggungjawaban yang dipresentasikan di depan anggota kongres.”, tutur Kevi Abiyyu Widiatmoko selaku Ketua Umum HMTI periode 2018.

Kevi juga menambahkan bahwa kongres secara keseluruhan berlangsung kondusif, hanya saja partisipasi dari anggota kongres masih kurang. Harapan untuk kongres tahun depan adalah anggota kongres lebih antusias dalam mengikuti kongres, sehingga segala hal tentang AD/ART dan GBHK dapat dibahas lebih detail dan mendapatkan keputusan yang lebih baik.

Radityo, Pimpinan Sidang pada Kongres HMTI 2018, mengatakan bahwa Kongres kemarin berlangsung ramai dan luar biasa. “Banyak dinamika-dinamika yang berlangsung, saling tukar argumen dan beberapa kali kita menggunakan waktu yang cukup lama untuk menentukan sikap terhadap suatu pasal karena terjadinya perbedaan pendapat dari beberapa pihak. Bahkan kita akhirnya sempat menggunakan voting untuk mengambil keputusan, dan cukup lama kongres tahun ini dibanding tahun lalu.”, ujar Radityo. Saat ditanyakan bagaimana perasaannya setelah terpilih sebagai Pimpinan Sidang, beliau mengatakan bahwa ini kali pertamanya terpilih sebagai Pimpinan Sidang. “Perasaannya lumayan campur-campur. Ini kali pertama saya menjadi presidium dalam sidang umum seperti ini. Tapi Alhamdulillah bisa dijalani dengan lancar, meski rasanya sempat membuat kesalahan kecil, namun saya bersyukur juga ditemani oleh dua presidium lain yaitu Rian dan Fei yang sangat suportif selama berlangsungnya kongres”. Radit berharap setelah dilaksanakannya kongres kemarin, hasilnya dapat menjadi acuan bersama selama satu periode kedepan dalam menjalankan tugas di HMTI.

Perwakilan angkatan 2015, Fauziyah Afifah mengatakan bahwa Kongres HMTI 2018 kemarin berlangsung cukup seru, hanya perlu ditingkatkan lagi antusias peserta kedepannya. “Untuk kongres kemarin Alhamdulillah menurutku pribadi ada kemajuan disitu. Sesuai dengan bahasan tahun sebelumnya soal keterlibatan anggota HMTI di kongres, tahun ini sudah direalisasikan, anggota HMTI juga punya suara dalam kongres bukan hanya yang tergabung dalam badan pengurus harian saja. Kemudian untuk teknisnya lebih tertata dan lebih baik. Banyak perkembangannya”. Awalnya beliau hanya ingin menjadi peserta kongres biasa, namun ternyata beliau terpilih sebagai perwakilan angkatan, “Seneng sih, soalnya merasa lebih terlibat aja, nggak sekedar bisa berpendapat tapi juga punya hak suara. Tapi disisi lain juga harus hati-hati karena bawa nama angkatan juga disitu, jadi kemarin waktu mau ambil beberapa voting aku diskusi juga sama temen-temen yang lain buat nentuin mau ambil pilihan mana”.

Harapan Afi untuk kongres HMTI, kedepannya semakin tumbuh kepedulian terhadap HMTI bukan hanya dari orang-orang tertentu saja, tapi secara menyeluruh. Dan menurut beliau, dengan berakhirnya kongres kemarin, adalah awal yang baru untuk HMTI. “Menjadi tugas kita bersama untuk mengawal apakah hal hal yang kita sepakati bersama dalam kongres kemarin dilaksanakan atau tidak. Terimakasih untuk teman teman yang sudah memberikan pelajaran baru untuk saya di kongres kemarin. Semangat dan sukses untuk HMTI, Industri? Satu!”, tutupnya.

[Annisa Rizqi & Andi Naura]